Rencana Induk Pengembangan Sekolah
PERENCANAAN PENGEMBANGAN SEKOLAH
1.
Pengembangan
Siswa
Dengan melihat animo masyarakat yang
berkeinginan meningkatkan kualifikasi jenjang pendidikan yang lebih tinggi,
maka SMK Pertanian Wadil Falah untuk tahun pelajaran 2018/2019 ini membuka
peluang seluas-luasnya kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk masuk
menjadi siswa di SMK Pertanian Wadil Falah. Namun demikian para calon siswa
tersebut harus melalui tes seleksi masuk SMK yang persyaratannya telah
ditentukan dalam panduan peneriman siswa baru. Dalam penerimaan siswa baru
seleksi dilakukan untuk menjaring akan minat, bakat dan potensi siswa yang
bersangkutan agar sesuai dengan inpit yang baik akan menentukan output lulusan
yang baik juga.
2.
Rencana
Pengembangan Kurikulum
Kurikulum SMK sesuai dengan pedoman
pembuatan kurikulum yang dikeluarkan oleh pusat kurikulum Nasional untuk SMK.
Kurikilum pada SMK mengikuti kurikulum
SMK Negeri Pembina sesuai dengan keahlian. Hal ini sesuai dengan pedoman Dinas
Pendidikan akan memberikan lebih besar, termasuk dalam penyusunan kurikulum,
sehingga lebih dapat menyusuaikan diri ( muatan lokal) terhadap kebutuhan kerja
dan pembangunan dilingkungannya (relevansi kurikulum).
Usaha
kearah ini adalah antara lain :
a. Mencari
informasi dari berbagai pihak yang berkepentingan antara lain golongan pemakai
(pemerintah, BUMN,perusahaan dan sebaliknya) para ilmuwan (Pimpinan sekolah,
guru, himpunan keahlian, konsultan dsb), subjek pendidikan (Siswa, alumni)
b. Disamping
membedakan pendidikan akademis dan profesional (hukum, akuntansi, teknik, dan
sebagainya) juga lebih menambah kesiapan praktek seperti pemberian kasus di
Indonesia, problem solving, komunikasi dua arah, penulisan paper.
c. Tiap
mata pelajaran jelas silabusnya yang singkat maupun yang terperinci maksudnya
diusahakan tiap buku wajib dan referensi yang up to date atau jangan lebih dua
dari lima tahun. Selain itu guru diharuskan membuat SAP (satuan acara
pengajaran) sebagai peterjemahan setiap silabus yang akan diajarkan.
d. Proses
belajar mengajar yang benar dan tepat sesuai dengan kaidah-kaidah akademik dan
norma-norma sosial yang akan diajarkan.
e. Kurikulum
yang sebenarnya harus menambah mata pelajaran pilihan, sehingga siswa sesuai
dengan minat dan bakatnya dapat memilih “ majoring” yang sekarang d i beberapa
SMK dapt memilih konsentrasi. Obyek lain adalah bahwa SMK harus menerbitkan
buku pedoman pendidikan setiap tahun
selain memuat kurikulum dn silabus yang singkat, juga kalender akademis dan
aturan yang mutlak perlu diketahui oleh para siswa.
RINGKASAN
PENGEMBANGAN KURIKULUM
|
Proyek
|
Sasaran
Th
1 Th 2 Th 3
Th 4
|
Perioritas
|
|
Perbaikan
Kurikulum
|
Persiapan
“Pebaikan Evaluasi”
|
P1
|
|
Menambah
mata pelajaran
|
Persiapan
“Pebaikan Evaluasi”
|
P2
|
|
Buku
pedoman
|
Persiapan
“Pebaikan Evaluasi”
|
P3
|
3. Pengembangan tenaga Pengajar
Rekruitmen harus diperhatikan bukan saja
kualitas tetapi juga keahlian/spesialisasinya dan jabatannya. Untuk setiap
bidang keahlian rata-rata dua orang guru (guru tetap SMK) setiap tahun dengan
membrikan prioritas kepada guru senior. Adapun mengenai penambahan guru yang
diperbantukan pemerintah sulit direncanakan oleh SMK oleh karena itu ada diluar
jangkauannya. Tetapi diharapkan akan terus berklangsung bahkan mungkin
meningkat berhubung kebijakan Dinas Pendidikan.
Pembinaan karir guru harus mendapat perhatian
sebaik-baiknya secara jelas dan terbuka dalam setiap jenjangnya. Tugas harus
dilakukan aktif dan bukan pasif artinya inisiatif dan bukan menunggu termasuk :
penentuan tugas mengajar, pendidikan paska sarjana dan kenaikan pangkat.
Rekruitmen, kenaikan pangkat, beban tugas, kewenangan dan kewajiban prosedur
dan sebagainya, termasuk peraturan.
Tabel
Ringkasan Proyeksi Pengembangan Guru
|
Proyek
|
Sasaran
|
Prioritas
|
||||
|
T1
|
T2
|
T3
|
T4
|
T5
|
||
|
Rekrutmen
Setiap
|
I
|
I
|
I
|
I
|
I
|
P
1
|
|
Bidang
keahlian
|
I
|
I
|
I
|
I
|
I
|
P
1
|
|
Penataran
mutlak
|
I
|
I
|
I
|
I
|
I
|
P
I
|
|
Perlengkapan
|
I
|
I
|
I
|
I
|
I
|
P
II
|
|
Perbaikan
peraturan kepegawaian
|
I
|
II
|
I
|
II
|
I
|
P
I
|
Dalam rangka perbaikan relevansi kurikulum
perlu kemampuan dan wawasan guru ditingkatkan melalui penataran yang harus
dilakukan secara terencana dibawah koordinasi SMK. Penataran ini dibagi dalam
dua golongan yaitu golongan mutlak (P I) yang bermaksud sebagai pembentuk
kualitas manusia Indonesia.
·
Golongan P I ini adalah :
1. Proses
belajar mengajar
2. Metode
Penelitian
·
Kemudian golongan pelengkap (P II)
adalah :
1. Metode
pengabdian kepada masyarakat
2. Usaha-usaha
menaikan mutu akademis
3. Prinsip-prinsip
dasar ekonomis
4. Organisasi
dan manajemen
5. Kewirausahaan
4. Pengembangan Alat Bantu Pengajaran
Untuk mengatasi kelemahan situasi
ruangan sekolah mutlak harus tersedia alat bantu belajar mengajar secara
terencana dan terus menerus. Dalam perkembangannya bukan hanya kualitasnya saja
yang diperlukan, tetapi juga kualitasnya secara terus menerus mengikuti
perkembengan teknologi yang ada. Kemudian beberapa alat bantu belajar seperti :
Infokus, speaker, kamera, tiap guru juga harus memanfaatkan sebaik mungkin
dalam proses pembelajaran maupun diskusi. Selain itu disediakan berbagai
teknologi ICT untuk lebih meningkatkan kemampuan daya seraf pembelajaran secara
multi media.
5.
Pengembangan
Laboratorium
Sebagai penunjang kegiatan akademis, SMK
Pertanian Wadil Falah memiliki dua laboratorium yaitu laboratorium soft ware
dan laboratorium hard ware untuk melakukan praktikum.
Laboratorium
soft ware merupakan tempat pembelajran berbagai perangkat lunak pada computer
dan berbagai simulasi jaringan yang dapat digunakan dalam praktek-praktek siswa
dalam keahlian sesuai dengan jurusan. Disamping laboratorium soft ware yang ada
di SMK Pertanian Wadil Falah tersebut, SMK Pertanian Wadil Falah bekerja sama
dengan bebagai perusahaan yang menggunakan teknologi computer dan administrasi
perkantoran/pembukuan, seperti: Kantor-kantor instansi dan perusahaan dan
lain-lain.
Sedangkan
labiratorium hard ware, yang bertujuan untuk digunakan siswa dalam merakit dan
merangkai bebagai perlatan teknologi computer secara fisik. Dalam rencana
kebutuhan ruang dan tempat baru dapat ditentukan setelah mengatahui system
computer yang dipakai. Pemelihara laboratorium perlu dibentuk panitia-panitia
ahli mulai perancanaan, pembelian dan penggunaannya agar semua dapat terkendali
dengan cepat.
6.
Pengembangan
Kurikulum
Dalam pengambangan perustakaan RIP ini
tidak ditekankan kuantitas tetapi kualitas dan relepansi buku-buku yang up to
date dan relepan untuk tiap bidang ilmu/mata kuliah terutama Buku-buku
relepansi.Up to date adalah buku-buku terbirtan paling tua 5 tahun yang lalu
dengan penulis yang ber bobot sesuai dengan kajian ilmu yang dipelajari.
Ringkasan
rencana Pengembangan teching aids
Laboratorium
dan Perpustakaan
|
Proyek
|
Sasaran
|
Prioritas
|
||||
|
T1
|
T2
|
T3
|
T4
|
T5
|
||
|
Mencakup
Pengeras suara + OHP
|
|
|
|
|
|
PI
|
|
Slide,
Kamera, Vidio Kamera, TV.
|
|
|
|
|
|
PII
|
|
Mencakup
Peralatan LAB standar.
|
|
|
|
|
|
PI
|
|
Pembelian
buku up to date & majalah
|
|
|
|
|
|
PI
|
|
Organisasi
Pembelian buku
|
|
|
|
|
|
PI
|
|
Katalog
bersama
|
|
|
|
|
|
PI
|
4.7 Pengembangan
Penelitian/Lembaga Penelitian
Di SMK penelitian sangat berperan
penting dan tidak terpisahkan dari Pendidikan. Dengan penelitian Ilmu dapat
berkembang baik dengan teori yang ada ( Kebenaran ilmu adalah tentative: benar
selama didukung oleh kenyataan, memeperluas/memodofikasi yang ada, bahkan ynag
paling hebat dapat penemuan baru) Untuk maju kearah ini ada tiga aspek yang
perlu diperhatikan :
1. Tenaga
ahli Peneliti
2. Kebijakan
penelitian
3. Dana
Anggaran
Dari ketiga aspek inilah kualitas SMK
Pertanian Wadil Falah sebagai sekolah umnggul dalam penerapan keilmuan sesaui
dengan program kompetensinya sesuai dengan Visi Misi Sekolah. Setiap aspek akan
selalu dikaji dan diadakan perubahan secara berkala dengan kebutuhan dan
perkembangan ilmu pengetahuan yang tebarukan.
4.8 Pengabdian
Pada Masyarakat
Kegiatan-kegiatan dibidang pengabdian
pada masyarakat dikembnag dengan kebijakan-kebijakan sebagai berikut :
1. Mengintegrasikan
kegiatan pengabdian pada masyarakat dengan kegiatan-kegiatan dibidang
pendidikan maupun peneliian, khusunya yang bersifat pemampaatanhasil-hasilnya.
Dimana Sekolah Menjadi Patner dan pusat pembaharu dimasyarakat sebagai
implementasi bidang kahliannya.
2. Kegiatan
pengabdian pada masyarakat dilaksanakan dengan mengacu pada pola ilmiah pokok
SMK Pertanian Wadil Falah dengan memperhatikan arah sasaran Kelompok
Masyarakat.
Ø Dikelola
Oleh SMK Pertanian Wadil Falah selama sesuai dengan kaidah-kaidah sosial maupun
kaidah akademik sebagaicerminan bermanfaatnya sekolah dilingkungannya.
Ø Masyarakat
yang memang harus dibantu dengan tetap memperhatikan kemampuan-kemampuan
religious
Ø Sekolah
juga harus meperhatikan aspek sosial sebagai lembaga yang harus peka terhadap
masyarakatnya, tapi tentu dalam hal ini mempertimbangkan kemampuan sekolah tersebut.
3. Kegiatan
Pengabdian Pada Masyarakat sesuai Program keahlian dapat dilaksanakan dengan
menekankan pada satu atau dua bidang unggulan yang memang terus menerus
dialami, dikuasai dan dikembangkan sehingga dapat memberikan jasa kepada
masyarakat secara propesional.
4. Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat yang
bersipat multi disiplin dilaksanakan secara proaktif dengan tetap memperhatikan
keunggulan-keunggulan masing-masing program keahlian. Pemiliha keunggulan akan
terus dikembangkan secara berkala oleh masing-masing program keahlian agar
hasilnya benar-benar manfaat terhadap masyarakat.
Ringkasan Rencana Pengembangan
Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
|
Proyek
|
Sasaran
|
Prioritas
|
||||
|
T1
|
T2
|
T3
|
T4
|
T5
|
||
|
Peningkatan
Penelitian Mandiri
|
-
|
-
|
-
|
-
|
-
|
PI
|
|
Penataran dan
Pembinaan Langsung Penelitian
|
-
|
-
|
-
|
-
|
-
|
PII
|
|
Mencakup Peralatan
LAB standar.
|
-
|
-
|
-
|
-
|
|
PI
|
|
Pengabdian kepada
Masyarakat terarah dan berkualitas
|
-
|
-
|
-
|
-
|
-
|
PI
|
|
Spesialisasi dan
Konsolidasi serta Peningkatan Kualitas
|
Konsep-Konsep
Perbaikan Kegiatan Kurikulum
|
Pelaksanaan
Monitoring
|
PI
|
|||
|
Perbaikan Anggaran
dan usaha berdikari swadaya
|
-
|
-
|
-
|
-
|
-
|
PI
|
4.9 Pengambangan Kesiswaan
Sesuai dengan pengelompokkan maslaha
dalam pembinaan kesiswaan, maka pengembangan kesiswaan dikelompokkan sesuai
dengan kebutuhan organisasi kesiswaan. Untuk lebih mempokuskan arah
pengembangan kesiswaan SMK Pertanian Wadil Falah akan membagi kelompok kedalam
4 Rencana kelompok Sebagai berikut :
1. Rencana
Pengembangan kelembagaan kesiswaan
Rencana Pengembangan kelembagaan kesiswaan-kesiswaan dapat dipewrinci
sebagai berikut :
a.
Penyusunan tatakerja administrasi serta
pembukuan
b.
Penataan kembali orgnaisasi OSIS, dalam
rangka pengembangan beban dan luang lingkup garapan.
c.
Pemantapan peran dan pungsi osisbaik
internal maupun eksternal
d.
Penataan fungsi dan peran unit kegiatan
siswa.
2. Rencana
Pengembangan aktivitas Kesiswaan
Program
pengembangan aktivitas kesiswaan dalam periode 5 (lima) tahun mendatang
diarahkansebagai berikut :
a. Pemantapan
Pembentuka sikap akademik melaui penyelanggaraan LKTI dan LKIP secara teratur
pada sekolah
b. Peningkatan
Penyelenggaran kegiatan ilmiah berupa symposium, seminar, lokakarya dan
sebagainya baik untuk ruang lingkup eahlian pada SMK Pertanian Wadil Falah
serta meningkatkan peran siswa dalam forum ilmiah tersebut.
c. Pengembangan
kegiatan sekilagh yang diselenggarakan oleh para siswa
d. Penigkata
kegiatan pendidikan kewira usahaan melalui pembuatan unit bisnis disekolah
e. Pemantapan
keikut sertaan siswa dalam kegiatan minat serta penigkatan prestasi dalam
berbagai bidang.
3. Rencana
Pengembangan Kesejahteraan kesiswaan
Peningkatan
kesejahteraan siswa dalam periode lima
tahun mendatang dapat diperinci sebagai berikut :
a. Penataan
kembali pasilitas kesekretariatan lembaga-lembaga kesiswaan.
b. Upaya
perincian beasiswa selain dari luar yayasan
c. Pencantuman
beasiswa dalam anggaran belanja SMK Pertanian Wadil Falah
d. Pendidikan
Koperasi Siswa
e. Peningkatan
peran dan fungsi USB (Unit Bisnis Sekolah)
f. Pemantapan
program asuransi
g. Terbentuknya
Klinik kesehatan siswa
4. Pembinaan
Pembimbing Kesiswaan
Pembimbing
kesiswaaan merupakan salah satu komponen yang sangat menentukan keberhasilan
pembinaan kesiswaan.
Ringkasan
Pengembangan Kesiswaan
|
Proyek
|
Sasaran
|
Prioritas
|
||||
|
T1
|
T2
|
T3
|
T4
|
T5
|
||
|
Penataan kembali
organisasi, peran dan fungsi OSIS,UKS
|
Persiapan
|
Perencanaan
Program
|
Pelaksanaan
Montor
|
Perbaikan
|
PI
|
|
|
Peningkatan dan
pemantapan aktifitas kesiswaan
|
-
|
-
|
-
|
-
|
-
|
PII
|
|
Peningkatan
kesejahteraan dan pelayanan kesiswaan
|
-
|
-
|
-
|
-
|
-
|
PII
|
|
Penigkatan jumlah dan
pelayanan kesiswaan
|
-
|
-
|
-
|
-
|
-
|
PI
|
4.10
Rencana Pengembangan Administrasi
Secara terperinci pengembangan
administrasi dilingkungan SMK Pertanian Wadil Falah tercermin dalam dua pilar
utama yang terlihat distatus yaitu :
1. Pengembangan
Organisasi dan manajemen
2. Pengembangan
Administrasi
Tahapan-tahapan
yang perlu diperhatikan dalam pengembangan administrasi adalah ada job
description, organitation manual, job evalution dan flow of work.
Ringkasan Pengembangan Organisasi Manajemen dan Administrasi
|
Proyek
|
Sasaran
|
Prioritas
|
||||
|
T1
|
T2
|
T3
|
T4
|
T5
|
||
|
Penbentukan Dewan
Penyantun
|
-
|
-
|
-
|
-
|
-
|
PI
|
|
Pembentukan
Pusat-pusat lembaga
|
Persiapan
|
Persiapan
|
Persiapan
|
Persiapan
|
Persiapan
|
|
|
Reorganisasi
Administrasi
|
Pelaksanaan
|
PII
|
||||
|
Peningkatan hubungan
kerjasama keluar
|
|
|
|
|
|
|
|
Pembentukan Dewan
Sekolah
|
Persiapan
|
Persiapan
|
Pelaksanaan
|
Monitoring
|
-
|
PII
|
|
Peningkatan Fungsi
Kontrol
|
Persiapan
|
-
|
Pelaksanaan
|
Monotoring
|
-
|
PI
|
|
Perbaikan Menajemen
Kontrol
|
-
|
-
|
-
|
-
|
-
|
|
|
Penarikan Manajemen
Perkantoran
|
-
|
-
|
-
|
-
|
-
|
|
|
Penataan Admiistrasi
terpadu
|
-
|
-
|
-
|
-
|
-
|
|
4.11
Pengembangan
Prasarana
Fisik
1). Kelompok
bangunan pusat :
a.
Bangunan Pimpinan Sekolah
b.
Bangunan Lembaga-lembaga
c.
Bangunn Administrasi SMK
Pertanian Wadil Falah
d.
Bangunan Pelayanan seperti :
perpustakaan, aula, mesjid, poliklinik dan sebagainya.
2). Kelompok
Banguna Pelaksana Fungsional Pokok
a.
Bangunan Ruang Sekolah
b.
Bangunan Ruang Laboratorium
3). Kelompok
Bangunan pelayanan Langsung
a.
Bangunan Pimpinan Program SMK
b.
Bangunan Administrasi Sekolah
c.
Bangunan Pimpinan Sekolah, Staf Pengajar, ruang seminar dan ruang rapat.
4.12
Pengembangan Kesejahteraan
a. Usaha simpan Pinjam
b. Dana santunan Sakit
c. Penghargaan bagi yang
berjasa
d. Sarana Olah raga
4.13 Pengembangan
Keuangan
1).
Siklus Anggaran Pendapatan dan Belanja (APB) Smk Pertanian Wadil Falah
a. Siklus APB dimulai dengan penyusunan RAB SMK
Pertanian Wadil Falah yang disusun oleh
Kepala Sekolah kepada yayasan setelah
mendapat pertimbangan komite SMK Pertanian Wadil Falah.
b. Anggaran Belanja harus diusahakan langkah
demi langakah agar jumlahnya dihitung berdasarkan atas standar performance dan
biaya.
c. Jika penyusunan RAPB dilaksanakan seprti
performance budgeting maka urutan kerja serta kerja kita akan membaik, yaitu
dimulai dengan penyusunan program kerja serta prioritasnya berpedoman pada RIP
dihitung uotputnya dengan ukuran standar dan hitungan biayanya berdasrkan biaya
stndar.
d. Implementasi program kemudian diikuti dimana
perencanaandan sistem informasi harus
berperan sehingga setiap kelainan dapata diketahui dan dianalisis
sebab-sebabnya.
e. Pertanggung jawaban yang lengkap bukan hanya
dilengkapi daftar pendapatan penerimaan dan pembelanjaan/ pengeluaran tetapi
disertai disertai pula dengan daftar kekayaan dan neraca keuangan.
2). Klasifikasi dan Anggaran
Dalam RAB dibedakan biaya
(belanja)bangunan dan biaya rutin dan tidak ada perbedaan pendapatan
pembangunan dan pendapatan rutin. Dilihat dari sudut pengeluaran, biaya
pembangunan bersifat capital cost atau
biaya berulang. Pendapatan yang diperoleh digunakan untuk keprluan pembangunan
rutin, dihemat terjadi tabungan (saving) yang dapat digunakan untuk keperluan
pembangunan.
3). Menggali Sumber Pendapatan
SMK
Pertanian Wadil Falah, yayasan dalam hal ini harus membentuk panitia bersama dan
menarik mereka yang mampu menjadi project hunter karena luas relasinya semua
sumber harus dimanfaatkan misalkan alumni.
4). Proyeksi
keuangan
Pada
waktu RIP disusun, sumber keungan dari SPP masih menggunakan system tarip per
tahun. Tarip yang diberlakukan 5 (lima) tahun mendatang disesuaikan dengan
tariff yang sudah berlaku, dengan kemudian mengalami kenaikan setiap tahunnya
disesuaikan dengan kaeadaan proyeksi belanja berdasarkan pada asumsi belanja
untuk operasional sekolah dan pengembangan termasuk didalamnya pembayaran
hutang.
Ringkasan Pengembangan
Organisasi Manajemen dan Administrasi
|
Proyek
|
Sasaran
|
Prioritas
|
||||
|
T1
|
T2
|
T3
|
T4
|
T5
|
||
|
Sistem APB
|
-
|
-
|
-
|
-
|
-
|
PI
|
|
a.
Program kerja berdasarkan performance
|
Persiapan
|
Perencanaan
Program
|
Pelaksanaan
Monitor
|
Perbaikan
|
PI
|
|
|
b.
RAPB berdasarkan standar
|
Pelaksanaan
|
PII
|
||||
|
c. Monitoring Kontrol
|
I
|
II
|
I
|
II
|
I
|
PII
|
|
d. SPJ APB dan
Program kerja disertai neraca
|
-
|
-
|
-
|
-
|
-
|
PI
|
|
Panitia Penggalian
Pendapatan
|
-
|
-
|
-
|
-
|
-
|
PI
|
STRATEGI,
KEBIJAKAN UTAMA, SASARAN PEMBANGUNAN
DAN PRIORITAS PENGEMBANGAN
1. Strategi
Pengembangan
Setelah
keadaan SMK Pertanian Wadil falah dianalisis baik mengenai lingkungannya maupun
keadaan internnya, maka stregi untuk rencana pengembangan lima tahun yang akan
datang adalah konsolidasi dan peningkatan mutu.
Konsolidasi dapat
juga disebut stabilitasi adalah usaha untuk memantapkan persyaratan
mengkokohkan eksistensi SMK Pertanian Wadil falah. SMK Pertanian Wadil falah
harus memenuhi persyaratan yang menjadi pedoman pendidikan SMK dari Dinas
Pendidikan. Jadi dalam pengertian konsolidasi/stabilatasi sebetulnya sudah
termasuk usaha perbaikan mutu. Disamping itu peningkatan kualitas perlu menjadi
perhatian utama SMK Pertanian Wadil falah agar ia akan lebih mampu bersaing
baik dipasar keluaran maupun pasar masukan
2. Kebijakan
Utama
Kebijakan
utama yang harus dijadikan pedoman dalam menyusun rencana pengembangan ini
adalah efesiensi dan efektipitas, terutama dalam bidang akademik tetapi juga
diusahakan pada bidang-bidang lainnya. Kemudian perklu diperhatikan
prinsip-prinsip dasar yang tercantum dalam status : menjungjung tinggi
kebebasan akademik, kebebasan mimbar mimbar akademik dan otonomi keilmuan.
Didalam manjemen perlu
diperhatikan bahwa kepala sekolah, pimpinan SMK Pertanian Wadil falah dibidang
akademik bertanggungjawab terhadap kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi,
sedangkan administrasi keuangan bertanggungjawab kepada yayasan. Kemudian
otonomi dalam manajeman diwujudkan dalam peran komite yang menjadi bahan
normatife di SMK, sedangkan otonomi dibidang keuangan diatur dalam pp No 60
tahun 1999. Tentunya semua otonomi dn dalam batas-batas wewenang diberikan
yayasan kepada SMK sebagaimana digariskan dalam status.
3.
Sasaran Pengembangan
Adapun sasaran pengembanagan SMK
adalah :
A.
Bidng
Akademik
a.
Stabilitas
Student
b.
Menyiapakan
status akreditasi
c.
Mengembangkan
program keahlian
d.
Menyelesaikan
studi sesuai dengan waktu yang ditentukan
e.
Relevansi
kurikulum dalam kebutuhan kerja dan pembangunan
f.
Peningkatan
kemampuan guru dalam IPTEK, prosess belajar mengajar dan penelitian
g.
Perbaikan
alat pembantu belajar, laboratorium dan perpustakaan
h.
Mengembangkan
aktipitas mandiri penelitian dan pengabdian kepada masyarakat
i.
Penataan
dan peningkatan organisasi, peran dan fungsi serta aktipitas kelembagaan siswa
j.
Meningkatkan
bimbingan, pelayanan dan kesejahteraan siswa
k.
Meningkatkan
komunikasi dan mendorong peningkatan aktipitas SMK
l.
Perbaikan
alat pembantu belajar dan laboratorium
B.
Bidang
Administrasi
a.
Melengkapi
administrasi dan pedoman kerja administrasi
b.
Meningkatkan
aktipitas normatife dari pada komite sekolah
c.
Perbaiakan
sistem perencanaan, implementasi, pengawasan dan impormasi
d.
Peningkatan
kemampuan keahlian staf administrasi
e.
Perbaiakan
iklim bekerja
f.
Peningkatan
sarana dan prasarana fisik
g.
Mengusahakan
peningkatan kesejahteraan staf dosen, staf administrasi dan siswa
h.
Peningkatan
sumber pendanaan
i.
Mengusahakan
perbaikan alokasi budget dan manajemen keuangan
4. Prioritas
Pengembangan
Dalam
RIP SMK Pertanian Wadil Falah ini tidak ada penentuan prioritas menurut bidang
(akademis dan administratife dengan berbagai komponennya) tetapi menurut jenis
rencana/program/proyek. Tentunya strategi budaya adalah konsolidasi dan
peningkatan kualitas akademis, tetapi untuk mencapai sasaran ini diperlukan
tunjangan bidang lainnya.
Atas pertimbangan
atas setiap rencana/program/proyek akan diberikan tanda sebagai berikut :
PT = rencana harus dilaksanakan
sepenuhnya
P II = rencana dilaksanakan sejauh
mungkin
P III = rencana dilaksanakan sesuai
kemampuan biaya/waktu.
No comments