Proposal Izin Prinsip Pendirian SMK
PENDAHULUAN
1.1
LATAR
BELAKANG
Sehubungan dengan upaya mewujudkan dan
menindaklanjuti kebijakan Dikmenjur tentang Reposisi Pendidikan Kejuruan
menjelang Tahun 2020 mengisyaratkan bahwa arah pembinaan dan pengembangan
sekolah berorientasi pada penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dapat menjadi asset
pemerintah daerah dalam rangka otonomi daerah sekaligus mempersiapkan tenaga
kerja yang memiliki kompetensi dan daya saing untuk menghadapi era globalisasi.
Salah satu
kebijakan dan target yang dicanangkan oleh Direktorat pembinaan SMK untuk
peningkatan APK, Sekolah Menengah Kejuruan menjadi target dalam peningkatan dan
perluasan akses bagi lulusan SMP/MTs ke SMK melalui berbagai macam program
seperti USB, SMK kelas Jauh, Rintisan SMK kecil di SMP, SMK besar dan Program
akses lainnya.
Untuk itu kiranya perlu dilakukan langkah-langkah
strategis khususnya dalam peningkatan animo lulusan siswa SMP/MTs untuk
melanjutkan ke SMK. Sejalan dengan hal tersebut pemerintah memiliki target
untuk mengubah komposisi jumlah siswa SMK dangan SMA pada tahun 2020 adalah 67%
:33%. Dengan adanya target tersebut tentunya berbagai pihak yang peduli
terhadap pendidikan terutama pemerintah daerah dan masyarakat didaerah harus
berupaya dalam mendukung program tersebut.
Kecamatan
Cidadap adalah kecmatan yang berada di
Sukabumi selatan dan berbatasan dengan Kabupaten Cianjur, secara geografis
tentunya kurang menguntungkan karena tempatnya jauh dari kota kabupaten, jauh
dari Pendidikan SLTA dan tidak ada kendaraan umum secara rutin. Dari segi pendidikan Kecamatan
Cidadap masih kurang, kabanyakannya sampai lulusan SD dan SMP sedangkan yang
melanjtkan ke tingkat SLTA hanya sekitar 20% dari 250 orang lulusan SMP dan
MTs, karena Kecamatan Cidadap belum ada sarana Pendidikan SLTA, sedangkan kalau
mau melanjutkan ke tingkat SLTA masyarakat kecamatan Cidadap harus
menyakolahkan anak-anankmya ke Kecamatan Sagaranten, sedangkan jarak dari
Cidadap ke Sagaranten sekitar 20 Km, melewati hutan dan kendaraan umum sangat
terbatas hanya ada pagi, siang dan sore, tentunya harus berebut dengan
penumpang umum dan bahkan duduk diatas atap mobil sudah biasa. Ditambah lagi
kalau dimusim hujan perjalanan antara Cidadap dan Sagaranten rawan longsor.
Berdasarkan
hal tersebut diatas, Yayasan Wadil Falah yang peduli pendidikan telah
mendirikan SMK untuk Tahun Pelajran 2018/2019 Jurusan Agribisnis Budidaya
Pertanian.
Kami menyadari betul konsekuensinya dalam mendirikan
SMK Pertanian Wadil Falah sebagai salah satu lembaga penyelenggara pendidikan
dalam praktiknya berkwajiban untuk berperan serta membekali temannya dengan
kecakapan hidup ( Life Skill ) secara integrative, yang memadukan potensi generik
dan spesifik, guna memecahkan dan mengatasi problema hidup. Kecakapan hidup
yang mestinya dimiliki oleh setiap tamatan yang akan terjun ke masyarakat
tersebut antara lain, kecakapan menganal
diri (Personal Skill), kecakapan berpikir rasional (Thinking skill), kecakapan
sosial (Sosial Skill), kecakapan akademik (Academik Skill) dan kecakapan
Kejuruan (Vocational skill).
Disisi lain belakangan ini angka pengangguran semakin
tinggi karena adanya krisis dunia pada saat ini. Seperti kita ketahui ada 3
(tiga) hal yang dapat diusulkan untuk mengatasi pengangguran tersebut, yaitu :
1) Mencari
kerja membuka usaha mandiri
2) Pekerja
menggarap sektor perikanan (Kelautan)
3) Pekerja
menggarap sektor pertanian (melalui kegiatan transmigrasi)
Alternatif pertama dimana pencari kerja membuka
usaha mandiri adalah suatu langkah yang tepat tetapi susah untuk diwujudkan
karena banyak aspek ynag mempengaruhinya antara lainkompetensi dan kemampuan
yang dimiliki oleh pencari kerja tersebut masih rendah.
Dalam usaha mewujudkan alternative yang pertama
(Pencari kerja membuka usaha mandiri) maka diperlukan suatu pendidikan dan
pelatihan (Diklat) bagi pencari kerja yang berusia diatas 15 tahun (Lulusan
SLTP) dengan program keahlian yang layak jual dan sangat dibutuhkan dipasar
kerja pada era sekarang maupun untuk masa-masa mendatang. Salah satu program
keahlian tersebut adalah program Agribisnis dan Agroteknologi.
Program keahlian Agribisnis dan Agroteknologi
berhasil yang dikembangkan di SMK Pertanian Wadil Falah berhasil mengembangkan
misi pendidikan nasional dan menghasilkan lulusan yang benar-benar berdaya guna
dimasyarakat, bilamana terdapat kondisi ideal yang terpenuhi. Diantaranya
peralatan praktik yang memadai , Kurikulum (Silabus), diklat yang mutakhir dan
tenaga pengajar yang kompeten. Tiga hal inilah yang akan bersama-sama
diwujudkan oleh SMK Pertanian Wadil falah dengan dukungan penuh dari Dinas
Pendidikan Kabupaten Sukabumi dan Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan.
Komitmen bersama ini penting guna merealisasikan semua hal yang telah diuaraikan
diatas.
1.2
TUJUAN
DAN SASARAN PENDIRIAN
1.1.2
Tujuan
a. Membantu
program pemerintah dalam percepatan komposisi SMK dangan SMA menjadi 67% : 33%
pada tahun 2020
b. Memberikan
perluasan akses masyarakat /lulusan SMP dan MTs wilayah kecamatan Cidadap dan
sekitarnya untuk melanjutkan sekolah ke SMK
c. Memberikan
pendidikan dan pelatihan untuk program keahlian Agribisnis dan Agroteknologi.Agar
mereka memiliki kompetensi bidang Administrasi yang masih langka atau jarang.
d. Menumbuhkan
sikap menjadi wira usaha setalah lulus dari SMK Pertanian Wadil Falah.
e. Mencetak
tenaga trampil menjadi pekerja kelas menengah di sektor industri
f. Mengutamakan
penyiapan siswa untuk memenuhi lapangan kerja serta mengambangkan sikap
professional.
g. Agar
tamatan SMK memiliki peluang yang semakin besar untuk memasuki lapangan
kerjadidalam dan diluar negeri.
h. Agar
tamatan Sekolah Menengah Kejuruan memiliki bekal yang kuat untuk berhasil dalam
melakukan usaha mandiri.
i.
Menyiapkan siswa agar mampu memilih karier, mampu
berkompetensi dan mampu mengambangkan diri.
j.
Menyiapkan tenaga kerja tingkat menengah
untuk mengisi kebutuhan dunia usaha dan dunia Industri pada saat ini maupun
masa yang akan dating.
k. Menyiapkan
tamatan agar menjadi warga Negara yang produktif, adaptif dan kreatif.
1.2.2 Sasaran
Pengembangan
a.
Mengoptimalkan proses Kegiatan Belaja Mengajar, karena ditunjang oleh
peralatan yang memadai, kurikulum (silabus) yang mutakhir dan tenaga pengajar
yang kompeten.
b. Potensi
siswa lulusan SMP/MTs di Kecamatan Cidadap yang cukup besar untuk melanjutkan
ke SMK.
c. Potensi
bidang pekerjaan bagi tenaga kerja ahli bidang Administrasi dan Agroteknologi
yang terus berkembang.
1.3
VISI, MISI DAN TUJUAN SEKOLAH
1.3.1 Visi SMK Pertanian Wadil Falah
Menjadi sekolah unggulan berwawasan global
– sosioekologis, kreatif – inovatif, cerdas berkarya untuk daerah melalui Dunia
Usaha/Dunia Industri berlandaskan Iman dan Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
1.3.2 Misi SMK Pertanian Wadil Falah
a.
Menghasilkan
lulusan yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
b.
Menghasilkan
lulusan dengan kompetensi akademik dan kejuruan berstandar
nasional/internasional;
c.
Menghasilkan
lulusan yang high-recommended untuk Du/Di karena keunggulan komparatif dan
kompetitif;
d.
Melakukan
adaptasi dan pengembangan IPTEK dunia untuk menunjang pembangunan daerah;
e.
Meningkatkan kualitas manajemen berbasis
sekolah yang transparan dan akuntabel;
f.
Meningkatkan
kualitas tenaga pendidik dan tenaga kependidikan melalui Pendidikan dan
Pelatihan;
g.
Meningkatkan
kemitraan dengan Dunia Usaha/Dunia Industri untuk menunjang kualitas Unit
Produksi;
h.
Menjaga
kelestarian lingkungan melalui program Green-school/Green-ecology berbasis
budaya dan kearifan local
1.3.3 Tujua Smk Pertanian Wadil Falah
a.
Menyiapkan
peserta didik agar menjadi manusia produktif, mampu bekerja mandiri, disiplin
kerja dan ibadah, mengisi lowongan pekerjaan yang tersedia di seluruh wilayah
kecamatan juga yayasan wadil falah mempunyai alumni di berbagi wilayah ,
sebagai tenaga kerja tingkat menengah sesuai dengan kompetensi dari program
keahlian yang dipilihnya;
b.
Menyiapkan
peserta didik agar mampu memilih karir sesuai bakat/minat, ulet dan gigih dalam
pembelajaran (belajar dan bekerja), mampu beradaptasi di lingkungan kerja, dan
mengembangkan sikap profesional dalam bidang keahlian yang dipilihnya;
c.
Membekali
peserta didik dengan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni agar mampu
mengembangkan diri di kemudian hari baik secara mandiri maupun melalui jenjang
pendidikan yang lebih tinggi;
d.
Membudayakan
komunikasi berdasar rasa empati baik intra-sekolah maupun dengan masyarakat;
e.
Menanamkan
rasa penghargaan dan rasa memiliki (sense of belonging) terhadap sumber dan
sarana pembelajaran, baik yang terdapat di lingkungan sekolah maupun di alam
sekitar;
f.
Mewujudkan
anak generasi alumni pondok pesantren menjadi lebih berkualitas
1.3.4 Ciri Khas SMK Pertanian Wadil Falah
1. Semua Siswa
mendapatkan materi keagamaan setiap pagi.
2.
Siswa mendapatkan pelajaran pengetahuan agama lebih banyak.
RENCANA
PENDIRIAN SEKOLAH
1.
PANITIA
PENDIRI
Untuk memperlancar
proses pendirian SMK Pertanian Wadil falah, Para pengurus Yayasan jauh-jauh
hari telah membentuk kepanitiaan yang terdiri dari :
Nama Yayasan : Yayasan Wadil
Falah
Pendiri : Daud
Falah
Dewan Pembina :
1.
Ketua : Daud
Falah
2.
Anggota : Eman
Sulaeman
3.
Anggota : Ade Heri
Ginanjar
DEWAN PENGAWAS :
1.
Ketua : M.
Najmudin
2.
Anggota : Zamil
PENGURUS :
Ketua : KH.
Maknun
Seretaris : Agis
Bendahara : Sep
Sabik
Kabid-kabid :
1.
Kabid
Litbank : Dikdik
Harianto, S.Pd
2.
Kabid
Pendidikan : Mulyono, S. Pd.I
3.
Perencana
Program : Neliyatul
Khoeriyah, S.Pd.I
4.
Kabid
Advokasi : Yunus
Mulyana, S.P
5.
Kabid
Humas : Samsun,
S.E
6.
Kabid
Usaha : Beni
Bahtiar
2.
DATA
POTENSI YANG DIMILIKI
2.1
POTENSI
WILAYAH
Letak pendirian SMK Pertanian Wadil Falah di Kampung
Sukalillah Rt.012/02 Desa Padasenang Kecamatan Cidadap hal ini dilakukan karena
beberapa alasan mendasar yang menjadi acuan Yayasan dalam pendiriannya.
Tentunya alasan ini berdasrka kajian
yang mendalam dari berbagai aspek seperti aspek sosial masyarakat, potensi
internal maupun eksternal yang dimiliki Yayasan, Peluang keja dan input calon
siswa yang akan melanjutkan ke SMK pilihan pendirian berdasarkan kriteria
wilayah hal ini mengacu kepada pertimbangan :
1. Wilayah
Kecamatan Cidadap merupakan wilayah pedesaan yang sedang berkembang dimana
masyarakatnya mempunyai pekerjaan yang heterogen.
2. Dikecamatan
Cidadap saat ini belum ada sekolah setingkat SLTA maka didirikanlah SMK
Pertanian Wadil Falah Jurusan Agribisnis dan Agroteknologi dimana karakteristik
pekerjaan membutuhkan lulusan ini.
3. Banyaknya
lulusan SMP/MTs yang ada diwilayah ini, sehingga cenderung melanjutkan ke SLTA.
2.2
POTENSI
INTERNAL LEMBAGA
2.1.1 Tenaga
Pendidik
|
No
|
Kelompok
Guru
|
Jenjang Pendidikan
|
||||
|
S-2
|
S-1
|
D-3
|
<D-3
|
Jumlah
|
||
|
1
|
Guru Produktif
|
-
|
1
|
-
|
-
|
1
|
|
2
|
Guru Adaptif
|
-
|
4
|
-
|
2
|
6
|
|
3
|
Guru Normatif
|
-
|
4
|
-
|
1
|
5
|
|
4
|
BP dan BK
|
-
|
5
|
-
|
3
|
8
|
|
Jumlah
|
-
|
15
|
5
|
-
|
20
|
|
2.1.2 Tenaga
Pendidik
|
No
|
Kelompok
Guru
|
Jenjang Pendidikan
|
||||
|
S-2
|
S-1
|
D-3
|
<D-3
|
Jumlah
|
||
|
1
|
Tata Usaha
|
-
|
-
|
2
|
-
|
2
|
|
2
|
Bendahara
|
-
|
-
|
-
|
1
|
1
|
|
3
|
Urusan Kurukulum
|
-
|
1
|
-
|
-
|
1
|
|
4
|
Urusan Kesiswaan
|
-
|
1
|
-
|
-
|
1
|
|
Jumlah
|
-
|
2
|
2
|
1
|
5
|
|
3. FASILITAS
3.1 Tanah/Lahan
Tempat Mendirikan Sekolah
Tanah yang dimiliki SMK Pertanian
Wadil Falah Agribisnis dan Agroteknologi Merupakan Tanah Milik SMK Pertanian
Wadil Falah dengan Luas 20.000 m3
3.2 Bangunan
Fasilitas gedung/ruang yang
dimiliki terdiri dari :
|
Gedung/Ruang
|
Jumlah
|
Luas (M2)
|
Keterangan
|
|
Ruang
Teori/Kelas
|
1
|
56
|
|
|
Perpustakaan
|
1
|
49
|
|
|
TU/Guru
|
1
|
40
|
|
|
Laboratorium
Soft Ware
|
1
|
42
|
|
|
Ruang
Ibadah
|
1
|
120
|
|
|
Laboratorium
Hard Ware
|
1
|
42
|
|
|
Gudang
|
-
|
-
|
|
|
Business
Centre
|
-
|
-
|
|
|
Ruang
Penjaga Sekolah
|
-
|
-
|
|
|
Toilet
|
1
|
12
|
|
|
TempatWudhu
|
1
|
20
|
|
3.3 Peralatan
Praktik
|
Jenis Peralatan
|
Jumlah
|
Keterangan
|
|
Komputer
|
10
Unit
|
|
|
Peralatan
Bengkel
|
5
Set
|
|
4. Potensi dan Prospek Eksternal
4.1 Jumlah
Sekolah, siswa SMP/MTs di Kecamatan Cidadap
Pada bagian ini akan dijelaskan
tentang proyeksi jumlah calon siswa yang berminat melanjutkan studi pada
program keahlian Agribisnis dan Agroteknologi di Wilayah Kecamatan Cidadap
Kabupaten Sukabumi. Dalam rangka mendapatka data yang akurat, telah dilakukan
penelitian kepada para siswa SMP/MTs Kelas IX berkenaan dengan minat melanjutka
studike SMK dengan program Keahlian Agribisnis dan Agroteknologi.
Sebelum
melangkah lanjut untuk mendapatkan gambaran menganai minat siswa melanjutkan ke
SMK dengan Program keahlian Agribisnis dan Agroteknologi alangkah baiknya perlu
adanya data yang akurat tentang jumlah siswa yang sedang menempuh pendiidkan di
SLTP dalam hal ini baik SMP yang dikelola kementrian Pendidikan Nasional maupun
MTS yang dikelola oleh Kementrian Agama baik negeri maupun swasta. Setelah
dilakukan kajian data jumlah SMP/MTs Negeri/Swata di Kecamatan Cidadap
Kabupaten Sukabimi serta jumlah siswa kelas X, XI dan XII untuk tahun 2018/2019
nampak tertera dalam table 3.1 dibawah ini.
Tabel 3.1 Rekapitulasi siswa
SMP/MTs TahunPelajaran 2018/2019 di Kecamatan Cidadap
|
No.
|
Nama Sekolah
|
2016/2017
|
2017/2018
|
2018/2019
|
|
1
|
SLTPN
1 Cidadap
|
235
|
240
|
267
|
|
2
|
SMP
Kleas Jauh Banjarsari
|
98
|
112
|
124
|
|
3
|
MTs
Assahiliyah Cidadap
|
116
|
113
|
127
|
|
4
|
MTs
Nurul Huda Cidadap
|
99
|
80
|
102
|
|
5
|
SMP
Satu Atap Hegarmulya
|
120
|
132
|
139
|
|
6
|
SMP Kelas Jauh
Cidadap
|
-
|
36
|
68
|
|
|
Jumlah
|
668
|
713
|
827
|
Tabel 3.2 Data Jumlah Sekolah
SMP/MTs Tahun Pelajaran 2018/2019 Di Kecamatan Cidadap.
|
No
|
Lokasi
|
Jenis
Sekolah
|
Total
|
|
|
Negeri
|
Swasta
|
|||
|
1
|
Sekolah
Menengah Pertama
|
1
|
2
|
3
|
|
2
|
Madrasah
Tsanawiyah
|
-
|
2
|
2
|
|
|
Total
Jumlah
|
1
|
4
|
5
|
Tabel 3.3 Data Jumlah Siswa Lulusan
SMP/MTs dan Jumlah Murid per sekolah Tahun Pelajaran 2018/2019 Di Kecamatan
Cidadap.
|
No
|
Nama
Sekolah
|
Jumlah
|
|
1
|
SMPN 1 Cidadap
|
42
|
|
2
|
SMP Kelas Jauh
Banjarsari
|
36
|
|
3
|
MTs Assahiliyah
Cidadap
|
45
|
|
4
|
MTs Nurul Huda
Cidadap
|
44
|
|
5
|
SMP Satu Atap
Hegarmulya
|
40
|
|
6
|
SMP Kelas Jauh Cidadap
|
33
|
|
|
Jumlah
|
240
|
Jumlah murid SMP/MTs Negeri maupun
swasta Kecamatan Cidadap Kabupaten Sukabumi dan disekitarnya menurut trandnya setiap tahun mengalami
kenaikan 2% berbanding dengan kenaikan
jumlah sekolah (berdasrkan survey yang dilakukan oleh Yayasan Wadil Falah).
Secara lebih jelas dapat dilihat pada Tabel dibawah ini.
Tabel
3.4 Proyeksi jumlah Siswa SMP/MTs baik Negeri maupun Swasta di Kecamatan
Cidadap dari Tahun 2014 sampai 2018 dengan asumsi pertumuhan 2%.
|
Jenis
Sekolah
|
PROYEKSI
JUMLAH SISWA SMP DAN MTs BAIK NEGERI MAUPUN SWASTA DI KECAMATAN CIDADAP
|
||||
|
TAHUN
|
|||||
|
2018
|
2019
|
2020
|
2021
|
2022
|
|
|
SMP/MTs
|
238
|
240
|
245
|
250
|
257
|
4.2
Prospek minat calon siswa melanjutkan ke
jenjang Pendidikan SLTA Tahun Pelajaran 2018/2019 Studi minat calon siswa untuk
melanjutkan ke SMK di wilayah yang akan didirikan tentunya semagat penting
untuk mengetahui sejauh mana minat siswa dengan daya tampung sekolah yang sudah
ada di wilayah tersebut. Hal ini berkaitan dengan berkelangsungan operasional
sekolah kedepan agar lebih terencana dengan baik. Dalam hal ini penelitian dilakukan oleh Yayasan Wadil Falah Tahun 2010
dengan mengambil sampel sebanyak 3sekolah dengan 100 responden, perinciannya
dihalaman berikut :
Tabel 3.5 Jumlah sampel penelitian minat
SMP/MTs melanjutkan ke jenjang SLTA di
Kecamatan Cidadap.
|
No
|
Sekolah
|
Sampel
|
Minat
melanjutkan
|
||
|
Jum
Responden
|
Jum.
Siswa
|
SMA/Aliyah
|
SMK
|
||
|
1
|
SMPN 1 Cidadap
|
33
|
261
|
14
|
19
|
|
2
|
MTs Assahilliyah
|
33
|
125
|
14
|
19
|
|
3
|
SMP Kls Jauh Banjarsari
|
34
|
724
|
15
|
19
|
|
|
Total
|
100
|
1.110
|
43
|
57
|
Berdasrkan
hesil penelitian tersebut didapatkan hasil sebagai berikut :
1. 100
orang yang mengisi Kuisioner, hamper 100% menyatakan berkeinginan untuk
melanjutkan sekolah ke tingkat SLTA dan dalam pemilihan bidang umum dan
kejuruan diperoleh angka yang diminati yaitu :
Ø Melanjutkan
Ke SMA/Madrasah Aliyah =
43%
Ø MElanjutkan
ke SMK =
57%
2. Dari
yang berminat melanjutkan ke SMK yang mengisi kuisioner dalam pemilihan program
keahlian kita juga menanyakan beberapa bidang keahlian yang sesuai dengan
potensi wilayah dan kebutuhan tenaga kerja saat ini. Dalam pilihan ini
mengabaikan kemampuan biaya orang tua dan daya jangkau sekolah sesuai dengan
program keahlian yang diminati. Program keahlian apa yang diminati, kami
menawarka 2 bidang keahlian yang sesuai dengan minat dan bakat siswa diperoleh
dengan gambaran sebagai berikut :
Ø Program
Keahlian Agribisnis Budidaya Pertanian
Ø Program
Keahlian Agro Tekhnologi Pertanian Agroteknologi
Dari
data diatas tersebut terlihat bahwa yang berminat melanjutkan ke SMK lebih
banyak dibandingkan dengan yang berkeinginan melanjutkan ke SMA/MA. Diperoleh
data dengan perbandingan 57% ingin melanjutkan ke SMK dan 43% ingin melanjutkan
Ke SMA/MA. Tentunya untuk meraih rasio 70% SMK dan 30% SMA/MA yang dicanangkan
rencana strategis Kementrian Pendidikan Nasional masih jauh.
4.3
Daya tampung SLTA yang ada di Kecamatan Cidadap Kabupaten Sukabumi Tahun
2011.
Untuk
melihat sebaran siswa yang melanjutkan ketingkat SLTA perlu dilakukan
penelitian secara menyuluruh dan data yang akurat siswa untuk melanjutkan ke SLTA.
Karena Sumber Daya tenaga dan waktu yang relatif singkat dalam menyusun
proposal ini maka objek yang dilihat hanya jumlah yang melanjutkan ke SLTA yang
ada di wilayah Kecamatan Cidadap. Hal ini dilakukan karena berpengaruh sekali
terhadap melihat daya tampung siswa melanjutkan ke SLTA dengan melihat juga
program kejuruan yang diminati oleh siswa. Tentunya hal ini untuk melihat
sejauh mana kepercayaan masyarakat di wilayah Kecamatan Cidadap terhadap
lembaga Pendidikan SLTA.
Tabel 3.5 jumlah siswa
yang melanjutkan ke tingkat SLTA yang ada di wilayah Kecamatan Cidadap pada
tahun 2018sebagai berikut :
|
No.
|
Nama Sekolah
|
2017/2018
|
2016/2017
|
2015/2016
|
|
1
|
SLTPN 1 Cidadap
|
42
|
39
|
25
|
|
2
|
SMP Kelas Jauh Banjarsari
|
36
|
35
|
30
|
|
3
|
MTs Assahiliyah
Cidadap
|
45
|
43
|
38
|
|
4
|
MTs Nurul Huda
Cidadap
|
44
|
40
|
37
|
|
5
|
SMP Satu Atap
Hegarmulya
|
40
|
35
|
32
|
|
6
|
SMP Kelas Jauh Cidadap
|
33
|
25
|
27
|
|
|
Jumlah
|
240
|
217
|
189
|
Saat
ini siswa SMP/MTs yang melanjutkan ke SLTA yang ada di wilayah Kecamatan
Cidadap masih dominan melanjutkan ke SMK Sagaranten. Hal ini bisa dikatakan
karena SMK Pertanian Wadil Falah memiliki hanya 2 Program Keahlian. Banyak
factor yang memepengaruhi pilihan tersebut diantaranya fasilitas di SMK yang
berada di Kecamatan Sagaranten lebih baik, informasi yang kurang tentang
pendidikan di SMK.
PENUTUP
A.
KESIMPULAN
Dalam
Rencana Induk Pengembangan (RIP) SMK Pertanian Wadil Falah lebih mengedepankan
prioritas utama pada pengembangan iklim akademik dan sarana prasarana yang
mendukungnya. Setiap prioritas yang diambil dalam langkah pengembangan selalu
akan direview secara berkala sesuai dengan iklim dan kemampuan lembaga dalam
menetapkan sasaran-sasarannya.
Sasaran-sasaran
pembangunan seperti dikemikakan sebelumnya selalu mengacu akan manajemen
sekolah dan sejalan dengan kebjakan pemerintah dan regulasi Pendidikan SMK di
Indonesia. Sehungga kami menyimpulkan bahwa Rencan Induk Pengembangan ini
sangat relitas dengan kemampuan lembaga pada saat ini dan 5 (lima) tahun yang
akan dating.
B.
SARAN
Untuk selanjutnya sebaiknya disususn lebih jauh lagi
hal-hal yang belum tergali dalam rencana Induk Pengembangan ini. Untuk
memetakan jangka panjang perlu ada usulan Pembuatan Rencana Induk Pengembangan
10 (sepuluh) tahun sampai 15 (lima belas) tahun yang akan datang agar pemetaan
sekolah lebih jelas dan berkesinambungan dalam setiap langkah pengembangan.
No comments